Jenis bata ringan yang bagus tidak hanya mengacu pada satu spesifikasi saja. Untuk menemukan pilihan terbaik, maka perlu pemahaman mendalam mulai dari pilihan sampai spesifikasinya satu per satu.
Apalagi saat ini bata ringan sudah menjadi pilihan alternatif pengganti bata merah biasa. Jadi sebelum melakukan pemilihan atau pembelian dalam jumlah besar, sebaiknya memahami semua jenisnya terlebih dahulu.
Jenis Bata Ringan
Secara umum, jenis bata ringan terbagi menjadi dua. Ada bata ringan hebel atau AAC, dan ada bata ringan CLC. Untuk lebih jelasnya, masing-masing jenis beserta spesifikasinya ada di penjelasan berikut:
1. Bata Ringan AAC
Pertama ada jenis bata ringan AAC atau Autoclaved Aerated Concrete. AAC termasuk jenis bata ringan yang bagus karena memiliki hasil yang solid. Hal ini bisa terjadi karena proses pembuatannya memakai tekanan uap air tinggi.
Salah satu keunggulan AAC adalah bobotnya yang ringan. Meski demikian, daya tekannya tergolong kuat karena ada gelembung udara mikro di dalamnya. Jadi untuk struktur bangunan, akan ada keseimbangan menyeluruh.
Apabila bata ringan ini menjadi bahan utama dalam bangunan, maka tidak heran jika akan muncul kesejukan dan sifat kedap suara. Kondisi ini terjadi berkat adanya sifat isolasi termal dan akustik yang baik.
Secara akurasi bentuk, bata ringan AAC termasuk presisi. Namun jika tidak terpasang dengan tepat, maka sangat mungkin muncul retak anak rambut pada bangunan. Oleh sebab itu, perlu ahli untuk menangani bahan satu ini.
2. Bata Ringan CLC
Selanjutnya ada jenis CLC atau Cellular Lightweight Concrete. Sebenarnya CLC juga termasuk jenis bata ringan yang bagus, tapi dengan konsep yang lebih ekonomis. Maka tidak heran bata ringan ini tetap menjadi pilihan.
Meski harga bata ringan ini lebih ekonomis, tapi ketahanan pada api dan rembesan air tetap tinggi. Tidak hanya itu, pemasangannya cenderung lebih mudah dan tidak memerlukan tenaga ekstra.
Pada dasarnya CLC memang terbuat dari campuran busa mekanik, semen serta pasir. Jadi karakteristik kepadatan materialnya juga berbeda dengan bata ringan jenis AAC yang lebih kuat di atas.
Sayangnya, CLC akan memiliki kemampuan penyerapan air yang berbeda-beda untuk setiap produk. Hal ini dikarenakan produk bata ringan CLC sering diproduksi secara lokal dengan tingkat presisi yang berbeda-beda.
Bata Ringan Mana yang Lebih Bagus?
Untuk mendapatkan kesimpulan mana jenis bata ringan yang bagus, maka perlu ada penilaian dari beberapa aspek. Penilaian ini bisa berdasarkan kebutuhan proyek serta penggunaan bata ringannya secara masal.
Apabila pemanfaatannya untuk gedung tinggi dan rumah modern, AAC seringkali menjadi standar utama karena kekuatannya. AAC lebih kuat daripada CLC karena struktur kerapatannya yang lebih maksimal.
Kemudian dari sisi ketahanan cuaca, maka AAC memiliki sertifikasi yang lebih teruji. Apalagi untuk penggunaan jangka panjang, AAC dinilai lebih potensial dan minim risiko dibanding CLC.
Berdasarkan beberapa pertimbangan tersebut, maka bisa disimpulkan bahwa AAC adalah jenis bata ringan yang lebih bagus. Jadi tidak heran jika saat ini produsen bata ringan AAC adalah yang paling banyak dicari.
Cara Menemukan Bata Ringan Terbaik
AAC memang jenis bata ringan yang bagus, tapi tidak semua merk bisa menjadi pilihan. Untuk itu, perlu pemahaman mengenai cara menemukan bata ringan terbaik khususnya untuk jenis AAC. Berikut caranya:
1. Berstandar SNI
Cara pertama adalah dengan memperhatikan standar yang sudah ada di produknya. Merek bata ringan yang baik tentu harus sudah berstandar SNI. Apabila sudah SNI, maka produk bata ringan tersebut sudah lolos uji laboratorium baik dari kekuatan maupun keamanan.
Standar SNI ini bukan sebagai label prestisius saja, tapi juga sebuah bentuk perlindungan untuk konsumen. Jadi sebelum fokus pada harga, maka fokus dulu pada standar yang tersedia apakah sudah SNI atau belum.
2. Evaluasi Spesifik yang Transparan
Selanjutnya coba cek evaluasi spesifikasinya, pastikan sudah terdata secara transparan. Perusahaan dengan jenis bata ringan yang bagus pasti akan menampilkan datanya secara transparan dan jelas.
Kalau perlu, cek juga kondisi fisiknya dan sesuaikan dengan data evaluasi yang ada. Bata yang bagus pasti memiliki pori-pori halus, warna konsisten, serta tidak rapuh. Semua ini bisa tercermin langsung saat proses pengecekan.
3. Diproduksi oleh Perusahaan Terpercaya
Pastikan juga untuk mengecek perusahaan yang memproduksi bata ringan. Apabila perusahaannya sudah terpercaya dan memiliki nama besar, maka produknya juga wajib masuk bahan pertimbangan.
Salah satu tolak ukur untuk melihat seberapa terpercaya perusahaan bata ringan adalah dari rekam jejak serta kerja samanya. Perusahaan berkualitas umumnya sudah banyak bekerja sama dengan kontraktor serta proyek besar.
Untuk hal ini, merk bata ringan Citicon bisa menjadi pilihan dengan segudang keunggulan. Bata ringan Citicon sendiri sudah mengedepankan aspek dimensi yang besar, kedap suara, serta ketahanan api dan gempa. Maka tidak heran jika Citicon masuk list produk bata ringan terbaik.
Penutup
Meski saat ini pilihan bata ringan banyak, namun tidak semua masuk kategori jenis bata ringan yang bagus dan sesuai untuk konstruksi. Justru karena pilihannya banyak, maka perlu selektif untuk menemukan yang berkualitas dan pas dengan kebutuhan.