Saat ini, permintaan material bata ringan terus mengalami peningkatkan. Bukan tanpa alasan, tentu karena materialnya yang memang menawarkan kelebihan beragam. Tidak kalah penting, ketahui pula cara menghitung kebutuhan bata ringan dengan tepat.
Informasi mengenai cara menghitung kebutuhan batu bata ringan dapat membantu menghitung keseluruhan kebutuhan proyek dan anggarannya. Dari hasil perhitungan, pembeli atau kontraktor bisa mengkalikannya dengan harga bata ringan di pasaran.
Panduan Cara Menghitung Kebutuhan Bata Ringan
Sebelum masuk ke inti pembahasan mengenai cara menghitung kebutuhan bata ringan, ketahui dahulu beberapa ukuran bata ringan atau hebel di pasaran. Umumnya, bata ringan yang dijual memiliki panjang 60 cm, lebar 20 cm, dan tebal 10 cm seperti merek Citicon.
Jika sudah mengetahui ukuran bata ringan yang akan diaplikasikan, maka hitung perkiraan jumlah kebutuhannya dengan cara berikut. Lakukan perhitungannya dengan hati-hati untuk menghindari kekeliruan.
1. Tentukan Luas Tembok
Langkah awal untuk menghitung kebutuhan hebel adalah menentukan luas tembok atau dinding terlebih dahulu. Gunakan ukuran pada gambar rancangan sebagai acuan, lalu masukkan ke dalam rumus berikut.
- Luas Tembok = Panjang Tembok x Tinggi Tembok
Apabila bentuk bangunan cukup kompleks dan memiliki banyak bidang dinding, sebaiknya hitung setiap bidang secara terpisah. Barulah, jumlahkan seluruh hasilnya. Cara ini akan membuat perhitungan lebih mudah sekaligus minim dari risiko kesalahan.
2. Tentukan Jumlah Kebutuhan Bata Ringan atau Hebel
Sesudah menentukan luas tembok, cara menghitung kebutuhan bata ringan berlanjut ke tahapan kedua. Di tahap ini, ketahui luas permukaan satu buah bata ringan terlebih dahulu agar perhitungannya lebih mudah.
- Luas Bata Ringan = Panjang Bata x Tinggi Bata
Kemudian, gunakan rumus lanjutan berikut untuk mengetahui jumlah bata ringan yang diperlukan. Rumusnya tergolong sederhana, hanya saja perhitungannya membutuhkan ketelitian.
- Kebutuhan Bata Ringan = Luas Tembok ÷ Luas Bata Ringan
Tidak kalah penting, ada satu hal yang perlu diperhatikan selama menghitung. Gunakanlah satuan ukuran yang seragam. Mengingat, bata ringan biasanya memiliki ukuran dalam sentimeter, sedangkan luas dinding dihitung dalam meter persegi (m2).
Itulah sebabnya, ubah dahulu ukuran bata ringan ke meter agar perhitungannya konsisten dan hasilnya tidak keliru. Jangan terlalu buru-buru saat melakukan perhitungan agar hasilnya lebih sesuai.
3. Tentukan Kebutuhan Bata Ringan dalam Satuan m3
Cara menghitung kebutuhan material bata ringan juga bisa dilakukan dengan menghitung volumenya, yaitu meter kubik (m3). Karena itu, setelah mengetahui jumlah bata yang dibutuhkan, hitung pula total volumenya.
Menghitung kebutuhan bata ringan per m3 hanya membutuhkan dua rumus sederhana. Berikut rincian mengenai keduanya, ada rumus menghitung volume bata ringan dan total kebutuhan bata ringan.
- Volume Bata Ringan = Panjang x Tinggi x Tebal
- Total Kebutuhan Bata Ringan = Jumlah Bata x Volume Satu Bata
Sama seperti sebelumnya, perhatikan ketebalan bata ringan yang digunakan. Panjang dan tinggi bata ringan yang tersedia di pasaran umumnya sama, sedangkan ketebalannya dapat berbeda.
Simulasi Perhitungan
Belum selesai sampai panduan cara menghitung kebutuhan bata ringan, di bawah ini terdapat simulasi perhitungan yang lebih lengkap. Mari gunakan rumus cara menghitung kebutuhan hebel sebelumnya secara bertahap.
Sebagai contoh, pembeli atau kontraktor akan membuat dinding dengan panjang 12 meter dan tinggi 3,5 meter. Bata ringan yang digunakan menggunakan merek Citicon dengan ukuran 60 cm x 20 cm x 10 cm.
| Menghitung Luas Tembok | Langkah pertama adalah menghitung luas dinding menggunakan rumus: Luas Tembok = Panjang x Tinggi Luas Tembok = 12 m x 3,5 m Luas Tembok = 42 m2 Jadi, luas dinding yang akan dibangun adalah 42 m2. |
| Menghitung Jumlah Bata Ringan | Selanjutnya, hitung luas permukaan satu buah bata ringan: Luas Bata Ringan = Panjang x Tinggi Luas Bata Ringan = 60 cm x 20 cm Luas Bata Ringan = 1.200 cm2 = 0,12 m2 Setelah mengetahui luas satu bata, hitung jumlah bata ringan yang dibutuhkan: Kebutuhan Bata Ringan = Luas Tembok ÷ Luas Bata Ringan Kebutuhan Bata Ringan = 42 m2÷0,12 m2 Kebutuhan Bata Ringan = 350 buah Jadi, berdasarkan perhitungan tersebut, dibutuhkan sekitar 350 buah bata ringan untuk membuat dinding seluas 42 m2. |
| Menghitung Kebutuhan Bata Ringan dalam m3 | Berikutnya, hitung volume satu buah bata ringan: Volume Bata Ringan = Panjang x Tinggi x Tebal Volume Bata Ringan = 60 cm x 20 cm x 10 cm Volume Bata Ringan = 12.000 cm3 = 0,012 m3 Setelah itu, kalikan volume satu bata dengan jumlah bata yang dibutuhkan: Total Kebutuhan = 350 x 0,012 m2 Total Kebutuhan = 4,2 m3 Jadi, kebutuhan bata ringan untuk dinding tersebut adalah sekitar 4,2 m3 atau setara dengan 350 buah bata ringan berukuran 60 x 20 x 10 cm. |
Penutup
Cara menghitung kebutuhan bata ringan di atas hanya bersifat teoritis. Dalam pekerjaan di lapangan, kebutuhan material bisa lebih banyak karena adanya beberapa hal. Jika ingin membeli hebel dengan kualitas unggulan, gunakan saja Bata Ringan Citicon.