Bata ringan dan bata merah sama-sama banyak digunakan sebagai material penyusun dinding. Namun, keduanya memiliki karakteristik yang berbeda. Seiring berkembangnya kebutuhan konstruksi, kelebihan bata ringan dibanding bata merah mulai banyak dibicarakan.
Lantas, apa saja kelebihan menggunakan bata ringan? Berikut beberapa kelebihan bata ringan dibandingkan bata merah yang perlu diketahui. Meliputi bobot yang ringan, durasi pemasangan yang cepat, hingga hasil permukaan dinding yang lebih rapi.
7 Kelebihan Bata Ringan Dibanding Bata Merah
Penjelasan lengkap mengenai poin-poin kelebihan bata ringan dibanding bata merah sudah tersaji di bawah ini. Informasi ini sangatlah penting untuk diketahui oleh calon pembeli, terutama yang ingin menggunakannya untuk material konstruksi dalam jumlah besar.
1. Bobotnya Lebih Ringan
Pada dasarnya, kekuatan bata ringan vs bata merah boleh diadu meski bata ringan mempunyai bobot lebih rendah. Karakteristik ini berasal dari struktur material bata ringan yang memiliki pori-pori udara di dalamnya.
Karena lebih ringan, material ini lebih mudah diangkat, dipindahkan, dan disusun selama proses pembangunan. Pekerja di lapangan hanya membutuhkan tenaga yang lebih sedikit untuk memindahkannya.
Bagi pembeli yang sedang mencari material dinding dengan bobot ringan, Bata Ringan Citicon dapat menjadi salah satu pilihan. Material ini boleh digunakan sebagai alternatif bata merah untuk berbagai kebutuhan konstruksi.
2. Pemasangannya Lebih Cepat
Kelebihan bata ringan dibanding bata merah juga terlihat dari durasi waktu pemasangan yang lebih cepat. Hal ini dapat terjadi karena bata ringan memiliki ukuran yang lebih besar dibandingkan bata merah pada umumnya.
Umumnya, satu blok bata ringan mampu menutup bidang dinding yang lebih luas. Jumlah material yang perlu disusun pun menjadi lebih sedikit sehingga proses pemasangan berlangsung lebih cepat.
Selain ukurannya yang besar, bentuk bata ringan yang relatif seragam juga membantu pekerja menyusun material dengan mudah. Cukup menggunakan perekat khusus dengan lapisan yang tipis. Hasilnya, proses penyusunan dinding dapat berlangsung lebih praktis.
3. Ukurannya Lebih Presisi
Dilihat dari ukurannya, bata ringan cenderung lebih presisi daripada bata merah. Hal ini dapat terjadi karena proses produksi bata ringan memiliki standar yang ketat. Hasil akhirnya setiap blok bata ringan mempunyai ukuran yang relatif seragam.
Ukuran yang presisi juga membantu mengurangi perbedaan atau celah yang terlalu besar antarmaterial. Susunan bata dapat menjadi lebih rata dan rapi apabila pemasangannya tepat. Selain itu, kebutuhan material perekat akan lebih terkendali.
Jika membaca mengenai kelebihan dan kekurangan bata ringan, kelebihannya akan tampak lebih menonjol. Itulah sebabnya, manfaatkan material bata ringan mulai sekarang dan pilih merek Citicon.
4. Membutuhkan Lebih Sedikit Perekat
Selanjutnya, kelebihan bata ringan dibanding bata merah terlihat dari penggunaan perekat. Umumnya, bata ringan dipasang menggunakan perekat khusus yang diaplikasikan dalam lapisan tipis.
Hal ini berbeda dengan bata merah yang biasanya menggunakan mortar dengan ketebalan lebih besar. Karena lapisan perekat bata ringan lebih tipis, kebutuhan bahan perekat menjadi lebih sedikit.
Penggunaan perekat yang lebih sedikit juga berkaitan dengan ukuran bata ringan yang besar dan presisi. Material bisa disusun dengan celah yang relatif kecil sehingga penggunaan perekat tidak perlu dalam jumlah berlebihan.
5. Memiliki Kemampuan Isolasi Termal yang Baik
Istimewanya, bata ringan mempunyai struktur berpori yang dapat membantu menghambat perpindahan panas melalui dinding. Udara yang terdapat di dalam pori-pori material berperan dalam memberikan kemampuan isolasi termal.
Itulah sebabnya bata ringan mampu mengurangi perubahan suhu dari lingkungan luar terhadap ruangan. Karakteristik semacam ini tentu memberikan keuntungan bagi banguna yang berada di wialayah dengan suhu udara cukup tinggi.
Jika kemampuan isolasi termal menjadi salah satu pertimbangan dalam memilih material dinding, Bata Ringan Citicon dapat dipertimbangkan. Tinggal sesuaikan dengan kebutuhan konstruksi dan spesifikasi bangunan.
6. Lebih Mudah Dipotong dan Dibentuk
Perbandingan mengenai bata ringan vs bata merah masih belum selesai. Dari sisi kemudahan pemotongan dan pembentukan, bata ringan cenderung lebih unggul. Bata ringan memiliki karakteristik yang membuatnya relatif mudah disesuaikan dengan kebutuhan pemasangan.
Ketika ukuran material perlu disesuaikan dengan kondisi bidang dinding, bata ringan dapat dipotong menggunakan alat yang sesuai. Hal ini membuat pekerja lebih mudah melakukan penyesuaian selama proses pemasangan.
7. Menghasilkan Permukaan Dinding yang Lebih Rapi
Bata ringan memiliki ukuran dan bentuk yang relatif seragam sehingga susunan dinding lebih rapi. Presisi setiap blok membantu pekerja menjaga keseragaman susunan selama proses pemasangan.
Permukaan yang lebih rata juga memberikan keuntungan pada tahap pekerjaan berikutnya. Proses finishing, seperti plesteran atau pekerjaan permukaan lainnya berjalan dengan lebih mudah.
Sementara itu, kekurangan bata ringan biasanya muncul dari segi harga. Mengingat perbandingan harga bata merah vs bata ringan di pasaran menunjukkan angka yang signifikan. Meski begitu, harga bata ringan sangatlah sebanding dengan kualitasnya.
Penutup
Kelebihan bata ringan dibanding bata merah ada pada sejumlah hal. Meski demikian, pemilihan material dinding tetap perlu disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi bangunan. Jika membutuhkan material yang praktis dan ringan, Bata Ringan Citicon jawabannya.