Seiring dengan perkembangan material di pasaran, pembeli mulai lebih selektif dalam menentukan pilihan. Itulah sebabnya banyak pembeli yang mempertimbangkan kelebihan kekurangan bata ringan sebelum membeli.
Bata ringan sendiri menawarkan karakteristik yang berbeda dibandingkan dengan bata konvensional. Baik dari sisi harga, proses pemasangan, bobot material, sampai ketahananya. Pahami dahulu kelebihan dan kekurangan bata ringan untuk rumah agar tidak kecewa!
4 Kelebihan dari Bata Ringan
Pada dasarnya, bata ringan memiliki sejumlah keunggulan yang membuatnya banyak dipilih sebagai material dinding. Karakteristiknya yang ringan, ukurannya relatif besar, dan memiliki struktur berpori. Beberapa kelebihan bata ringan sudah tersaji secara lengkap di bawah ini.
1. Waktu Pemasangan Relatif Cepat
Kelebihan bata ringan dapat dilihat dari durasi pemasangannya yang relatif cepat. Mengingat, ukuran bata ringan umumnya lebih besar daripada bata merah. Oleh karena itu, area dinding yang tertutupi dalam satu kali pemasangan akan lebih luas.
Bentuknya yang presisi turut membantu tukang menyusun material dengan lebih mudah dan rapi. Bobotnya yang ringan juga membuat proses pemindahan dan pengangkutan di area proyek menjadi lebih praktis.
2. Beban Struktur yang Ringan
Selaras dengan namanya, bata ringan memang mempunyai bobot yang relatif ringan dibandingkan beberapa material dinding lainnya. Lantas sebenarnya bata ringan terbuat dari apa?
Umumnya, bata ringan jenis AAC (Autoclaved Aerated Concrete) dibuat dari campuran bahan berbasis semen, pasir silika, kapur, air, dan bahan pengembang. Bahan-bahan tersebut kemudian diproses menggunakan tekanan dan uap dalam autoclave.
3. Kedap terhadap Suara dan Panas
Saat membandingkan bata ringan vs bata merah, material bata ringan tentu akan lebih unggul dari sisi ketahanan terhadap suara dan panas. Bata ringan memiliki struktur berpori yang dapat membantu menghambat perpindahan panas dan suara.
Rongga-rongga udara di dalam material membuatnya memiliki kemampuan isolasi tertentu. Itulah sebabnya suhu dari luar tidak langsung berpindah ke bagian dalam bangunan. Hal ini akan membantu menciptakan kondisi ruangan yang lebih nyaman.
4. Tahan Air dan Gempa
Sebelum membeli, sering kali pembeli menanyakan apakah bata ringan tahan air dan gempa? Jika pemasangannya benar, material ini akan memiliki ketahanan yang baik terhadap air. Mengingat struktur berporinya yang memapu menyerap air.
Selain itu, bobot bata yang ringan juga relatif aman untuk bangunan di wilayah rawan gempa. Beban bangunan yang lebih ringan berpotensi mengurangi gaya inersia akibat gempa. Jangan ragu mempertimbangkan kelebihan kekurangan bata ringan sebelum membeli.
4 Kekurangan Bata dari Ringan
Pembahasan mengenai kelebihan kekurangan bata ringan belum selesai sampai di sini. Di balik berbagai kelebihannya, bata ringan juga memiliki beberapa kekurangan. Berikut beberapa kekurangan bata ringan yang dapat menjadi pertimbangan.
1. Harga Relatif Tinggi
Perbandingan mengenai harga bata ringan memang menjadi salah satu hal yang diutamakan oleh pembeli. Umumnya, harga material bata ringan di pasaran memang lebih tinggi dibandingkan dengan bata merah.
Meski begitu, cukup banyak pembeli yang tidak masalah dengan harga tinggi karena kualitasnya memang sebanding. Bata ringan memiliki ukuran yang lebih besar sehingga jumlah unit yang dibutuhkan untuk membangun satu bidang dinding bisa lebih sedikit.
2. Butuh Keahlian Khusus untuk Memasangnya
Kelebihan kekurangan bata ringan juga perlu dilihat dari proses pemasangannya. Material bata ringan membutuhkan teknik pemasangan yang berbeda dari bata merah. Tukang membutuhkan perekat tipis sehingga setiap blok bata perlu diperhatikan dengan baik.
Jika terdapat kesalahan dalam penentuan posisi dan ketebalan perekat, kekuatan dinding akan terpengaruh. Tukang yang sudah terbiasa memasang bata merah belum tentu paham dengan metode pemasangan bata ringan.
3. Membutuhkan Perekat Khusus
Masih ada lagi pembahasan menarik yang berkaitan dengan kelebihan dan kekurangan bata ringan. Berbeda dengan bata merah yang umumnya menggunakan campuran mortar konvensional, bata ringan biasanya membutuhkan perekat khusus atau thin-bed mortar.
Apabila memanfaatkan perekat khusus tersebut, hasil sambungan antara setiap blok bata ringan akan tampak lebih baik. Selain itu, tukang juga perlu memperhatikan campuran, konsistensi, ketebalan aplikasi, dan cara penggunaannya.
4. Mayoritas Dijual dalam Jumlah Besar
Penjualan bata ringan di pasaran kebanyakan menggunakan satuan dalam jumlah besar. Artinya, hanya sedikit penyedia yang menawarkan bata ringan dengan sistem penjualan eceran untuk material bangunan.
Kondisi ini dapat menjadi kendala bagi pembeli yang hanya membutuhkan material dalam jumlah sedikit. Baik untuk keperluan renovasi atau pekerjaan tambahan. Oleh sebab itu, hitung kebutuhan bata ringan dengan baik.
Merek Bata Ringan Terbaik
Setelah membaca detail mengenai kelebihan kekurangan bata ringan, pembeli akan merasa lebih yakin untuk menggunakannya. Salah satu merek bata ringan yang dapat dipertimbangkan untuk kebutuhan konstruksi adalah Bata Ringan Citicon.
Merek Bata Ringan Citicon memiliki beberapa karakteristik yang sesuai dengan kebutuhan konstruksi modern. Mulai dari bobot yang relatif ringan dan ukuran yang membantu mempercepat proses pemasangan.
Penutup
Demikian penjelasan mengenai kelebihan kekurangan bata ringan yang bisa jadi pertimbangan sebelum membeli. Agar tidak ragu ketika membeli, percayakan kebutuhan bata ringan kepada merek Citicon. Dijamin kokoh untuk berbagai jenis bangunan.