Cara pasang bata ringan yang benar wajib dipahami oleh para kontraktor atau individu sebelum memasangnya. Dengan pemasangan yang benar dan tepat, membuat hasil akhirnya tampak presisi, rapi, serta memiliki ketahanan yang kuat.
Kesalahan kecil dalam prosesnya menyebabkan dinding menjadi tidak rata, mudah retak, bahkan tidak kuat dalam jangka panjang. Oleh sebab itu, penting bagi Anda mengetahui bagaimana cara dan teknik pemasangan bata ringan yang benar.
Persiapan Sebelum Pasang Bata Ringan
Sebelum memulai pemasangan bata ringan, pastikan Anda menyiapkan peralatan dan bahan yang dibutuhkan, seperti:
- -Benang Bangunan
- -Waterpass dan Selang Air
- -Trowel Khusus
- -Gergaji Bata Ringan
- -Semen, Lem atau Perekat Khusus
- -Hand Mixer
- -Besi Siku atau Penggaris
Setelah menyiapkan alat dan bahan tersebut, lanjut ke cara pasang bata ringan yang benar agar hasilnya memuaskan.
Tahapan Pemasangan Bata Ringan
Cara pasang bata ringan yang benar harus sesuai tahapan atau step-by-step yang sesuai. Jika tidak, maka hasil akhirnya adalah tidak presisi, tidak rekat sempurna, bahkan mudah retak. Oleh sebab itu, pastikan Anda melakukan pemasangan dengan benar sesuai tahapan berikut:
1. Pasang Benang
Cara pasang bata ringan yang benar pertama adalah memasang benang. Pastikan Anda pasang benang dengan ukuran yang sesuai di area yang akan dipasang bata ringan. Tujuannya adalah agar pemasangan bata ringan bisa rata dan sejajar.
Saat pemasangan benang ini bisa menggunakan alat bantu berupa besi siku atau penggaris agar lebih presisi. Jika pemasangan benar sudah tepat, maka Anda bisa mulai menerapkan cara pasang bata ringan dengan cepat.
2. Buat Adukan Mortar/Perekat
Cara pasang bata ringan yang benar selanjutnya adalah membuat adukan mortar. Mortar adalah bahan pengikat bata ringan. Anda bisa menggunakan campuran mortar instan dengan air.
Lalu, aduk campuran tersebut dengan hand mixer. Jika sudah tercampur merata, barulah mortar tersebut bisa langsung Anda aplikasikan.
3. Mulai Aplikasikan Mortar
Agar cara pasang bata ringan untuk pemula bisa lebih mudah, Anda bisa mengaplikasikan mortar dengan menggunakan trowel bergerigi. Jika saat pemasangan terdapat lebar bata ringan yang tidak sesuai dengan tempatnya, maka bisa memotongnya terlebih dulu.
Untuk pemotongan bata ringan ini menggunakan gergaji khusus dan potong sesuai dengan ukuran yang dibutuhkan. Lalu, mulai pasang satu per satu bata ringan dengan rapi menggunakan mortar.
Agar adukan mortar pada bata ringan jadi lebih padat, ketuk-ketuk bata ringan dengan palu karet agar merekat sempurna. Pastikan saat menempelkan atau memasang bata ringan harus lurus dengan bantuan waterpass.
4. Jaga Ketebalan Nat Antar Bata Ringan
Cara pasang bata ringan yang benar selanjutnya adalah memastikan ketebalan nat bata ringan. Idealnya ketebalan nat atau sambungan antar bata ringan adalah 3- 5 mm. Jika perekat terlalu tebal, maka akan boros bahan, tapi jika terlalu tipis juga mengurangi daya rekat.
5. Proses Finishing
Setelah pemasangan bata ringan semuanya selesai, tinggal proses finishing. Pada proses finishing ini Anda bisa membersihkan sisa-sisa lem di permukaan bata ringan. Tujuannya untuk memastikan hasil akhir yang rapi dan siap di plester atau acian.
Tips Agar Pemasangan Bata Ringan jadi Maksimal
Setelah tahu bagaimana cara pasang bata ringan dengan benar, ada tips bagi pemula agar hasil pemasangannya bisa lebih maksimal. Adapun tips pemasangan bata ringan, yaitu:
- -Pakai perekat khusus dan bukan hanya semen biasa. Tujuannya untuk menahan pergerakan termal yang sering terjadi pada bangunan.
- -Sebaiknya hindari pemasangan bata ringan saat hujan lebat karena kelembapannya bisa mempengaruhi daya rekat lemnya.
- -Sebelum pemasangan, pastikan bata ringan dalam keadaan kering agar bisa merekat sempurna.
- -Agar pengolesan lem bisa merata, pakai alat bantu trowel bergigi.
- -Sebelum lem mengering sempurna, sebaiknya hindari menekan secara berlebihan.
Tips di atas bisa Anda terapkan agar hasil pemasangan bata ringan bisa lebih rapi dan punya daya tahan yang baik.
Yang Harus Dihindari saat Pasang Bata Ringan
Selain tips pemasangan bata ringan yang ideal, Anda juga perlu tahu apa saja yang harus dihindari saat pemasangannya. Ada beberapa kesalahan yang mungkin tidak disadari saat proses pemasangan bata ringan, seperti:
- -Ketebalan nat yang tidak rata justru menyebabkan permukaan dinding bergelombang.
- -Tidak menggunakan benang sebagai acuan juga menyebabkan hasil pemasangan tidak simetris atau tidak lurus.
- -Memasang dengan tergesa-gesa menyebabkan bata miring serta berisiko cepat retak setelah lemnya mengering.
Menghindari kesalahan-kesalahan tersebut bisa membuat hasil akhir jadi lebih baik dan tidak ada masalah. Jika kesalahan itu terjadi dan menyebabkan dinding miring, maka akan sulit saat proses plester dan bisa menimbulkan keretakan.
Penutup
Memahami cara pasang bata ringan penting untuk memastikan dinding bangunan kokoh, rapi, dan tahan lama. Untuk menunjang cara pasang bata ringan yang benar, Anda bisa memesan produk dengan kualitas terbaik di BJ Indo Perkasa!