Ketika akan mendirikan sebuah gedung atau bangunan, Bapak/Ibu pasti butuh material bata untuk dinding atau tembok. Pilihannya pun sangatlah beragam, salah satunya adalah bata ringan hebel. Bata ini sangat populer di hampir semua jenis kalangan.
Hanya saja, masih banyak orang yang belum paham soal apa itu bata ringan hebel. Namun Bapak/Ibu tidak perlu khawatir karena penjelasan lengkap soal bahan dan spesifikasinya akan dibahas secara lengkap di sini. Ada juga penjelasan soal kelebihan hebel.
Mengenal Apa Itu Bata Ringan Hebel dengan Lebih Dekat
Tidak bisa dipungkiri jika ada banyak orang penasaran tentang apakah bata ringan dan hebel itu sama atau berbeda. Pasalnya, ketika bicara soal bata ringan, kebanyakan orang langsung mengingat kata “hebel”. Jadi, mereka menganggapnya sama.
Ternyata, keduanya memang termasuk produk yang sama. Hebel adalah sebutan lain dari bata ringan. Dulu, istilah bata ringan hebel merujuk khusus pada merk dagang Hebel. Tapi sekarang, istilah ini digunakan untuk menyebut “bata ringan” secara umum.
Kasusnya mirip dengan sebutan “odol” untuk pasta gigi. Dulu, istilah tersebut merujuk khusus pada merk dagang Odol. Tapi sekarang, orang-orang tetap memakai istilah tersebut untuk menyebut pasta gigi dari semua brand, bukan hanya merk Odol saja.
Bentuk dan Material Pembuat Hebel
Setelah tahu definisinya, kini saatnya membahas bentuk dan material pembuat hebel. Ternyata, ada beberapa material yang mirip dengan beton, sehingga bata lebih kokoh dan kuat. Tapi, ada beberapa material tambahan yang membuatnya lebih ringan.
Bahan-bahan tersebut adalah campuran dari pasir silika, gypsum, kapur, serbuk aluminium, dan semen dengan komposisi presisi. Setelah proses pengadukan selesai, bata akan dibentuk dan dimasukkan ke dalam oven hingga berbentuk padat atau konkret.
Ada beberapa bentuk bata yang tersedia di pasaran, namun yang paling umum adalah bentuk persegi panjang. Ukurannya pun sangat beragam, salah satu ukuran bata ringan hebel yang paling populer dan sesuai dengan SNI berdimensi 60 x 20 x 10 cm.
Kelebihan Hebel Dibandingkan Jenis Bata Lain
Pada dasarnya, Bapak/Ibu bisa langsung melihat dan menyadari berbagai kelebihan hebel. Jika dibandingkan antara hebel vs bata merah atau bata lainnya, bata ringan ini memang punya beberapa kelebihan yang tak terbantahkan seperti di penjelasan berikut ini!
1. Lebih Besar
Kelebihan yang pertama adalah ukuran bata yang lebih besar. Seperti apa yang sudah disinggung di atas, rata-rata hebel punya ukuran 60 x 20 x 10. Ada juga bata ringan yang ketebalannya lebih tipis, tapi secara panjang dan lebar tidak akan jauh berbeda.
Ukuran yang besar ini akan sangat menguntungkan, mengingat Bapak/Ibu bisa menyelesaikan proyek dengan lebih cepat. Cara pasangnya pun cenderung mudah, tidak perlu banyak mengeluarkan biaya karena proses pengerjaan lebih cepat daripada biasanya.
2. Lebih Ringan
Seperti namanya, bata ini terkenal karena bebannya yang ringan. Hal ini membuat struktur bangunan lebih kokoh karena daya beban yang tidak seberat biasanya. Pada umumnya, hebel sesuai SNI punya berat jenis 530-650 kg/m³ dan kuat tekan di atas 4.0 N/cm².
Meskipun lebih ringan, namun kualitasnya jempolan karena bisa menahan beban dan guncangan. Jadi, Bapak/Ibu tidak perlu khawatir gedung atau bangunan akan mudah ambruk dan rusak. Jika dirawat dengan benar, bangunan bisa tahan hingga puluhan tahun.
Rekomendasi Bata Ringan Terbaik
Jika Bapak/Ibu bingung harus memilih yang mana, maka Citicon bisa jadi opsi terbaiknya. Citicon adalah merk pertama di Indonesia yang memproduksi bata ringan Autoclaved Aerated Concrete (AAC). Jenis bata ini terkenal sangat ringan dan ramah lingkungan.
Selain itu, kualitasnya juga tidak perlu diragukan karena sudah sesuai dengan SNI dan termasuk ke dalam grade tertinggi (Grade A1). Jadi, selain besar, kokoh, dan ringan, bata ini juga lebih tahan terhadap api dan gempa.
Jadi, jika Anda mencari bata ringan hebel terbaik, Citicon adalah jawabannya. Jika tertarik untuk memesan, maka jangan ragu untuk segera menghubungi kami melalui telepon atau WhatsApp sekarang juga!