Mengetahui jenis bata ringan dan harganya penting Anda lakukan untuk mempertimbangkan kualitas antar jenisnya. Bata ringan jadi material yang banyak dipilih karena menawarkan berbagai keunggulan, seperti bobotnya yang ringan, pemasangan praktis, kokoh, dan berbagai keunggulan lainnya.
Meski begitu, ada beberapa jenis bata ringan yang bisa Anda pertimbangkan sebelum membelinya. Agar pemilihan bata ringan bisa sesuai dengan kebutuhan proyek Anda, kenali jenis bata ringan beserta estimasi harganya berikut ini!
Jenis Bata Ringan dan Harganya
Jenis bata ringan dan harganya jadi hal utama yang perlu Anda ketahui sebelum memutuskan untuk membelinya. Jika melihat dari komposisi dan cara pembuatannya, terdapat 2 jenis bata ringan, yaitu:
1. Bata Ringan Hebel AAC
Jenis bata ringan pertama yang paling populer adalah AAC (Autoclaved Aerated Concrete). Pada jenis AAC ini terbuat dari campuran kapur, pasir kuarsa, semen, gypsum, air, dan aluminium pasta.
Dalam proses pembuatan jenis bata ringan ini membutuhkan waktu 7 - 8 jam. Durasi waktu yang dibutuhkan tersebut agar campuran materialnya bisa mengembang sempurna sebelum ke tahap pengeringan.
Proses pengeringannya dilakukan dalam autoclave chamber dengan suhu tinggi -1830C. Dengan tahapan pembuatan ini, menghasilkan jenis bata ringan AAC dengan keunggulan seperti:
- -Bobot sangat ringan
- -Tahan api
- -Presisi tinggi dan minim plesteran
- -Ramah lingkungan
- -Tahan bising
Untuk estimasi harga bata ringan jenis AAC berada di kisaran Rp550.000 hingga Rp750.000 per meter kubik (m3). Dengan mengetahui jenis bata ringan dan harganya ini bisa Anda pertimbangkan sesuai kebutuhan proyek.
2. Bata Ringan Hebel CLC
Jenis selanjutnya adalah bata ringan hebel CLC (Cellular Lightweight Concrete). Pada jenis ini lebih terkenal sebagai bata ringan konvensional. Material pembuatannya terdiri atas semen, pasir sungai/tambang, dan busa organik.
Dalam proses pembuatannya cenderung lebih modern daripada jenis bata ringan AAC. Jadi dalam proses pengeringannya tidak menggunakan autoclave, melainkan masih menggunakan cara alami. Meski begitu, jenis bata ringan hebel CLC ini juga menawarkan berbagai keunggulan, seperti:
- -Harga lebih terjangkau daripada jenis AAC.
- -Mudah ditemukan.
- -Cocok untuk kebutuhan proyek bangunan kecil atau perumahan.
Untuk estimasi harga jenis bata ringan hebel CLC ini berada di kisaran Rp600.000,-/meter kubik (m3). Pada jenis bata ringan dan harganya ini bisa Anda pertimbangkan ketika ingin melakukan pembangunan proyek berskala kecil, seperti rumah atau hunian lainnya.
Dari kedua jenis bata ringan dan harganya di atas, kesimpulannya adalah jenis AAC jauh lebih unggul daripada jenis CLC. Hal inilah yang menjadikan AAC seringkali jadi pilihan untuk berbagai kebutuhan proyek bangunan.
Merk Bata Ringan Terbaik
Setelah tahu dua jenis bata ringan beserta masing-masing keunggulannya, selanjutnya pilih merk bata ringan terbaik untuk kebutuhan proyek Anda. Ada beberapa merk bata ringan yang paling terkenal dan banyak peminatnya, seperti:
1. Citicon
Rekomendasi pertama jenis bata ringan yang bagus dan berkualitas tinggi adalah Citicon. Citicon jadi bata ringan AAC terbaik yang jadi pilihan utama para kontraktor. Memiliki keunggulan di berbagai aspek pembangunan, menjadikan merk ini cukup banyak digemari.
Ukurannya 60 cm x 20 cm, dan ketebalannya bervariasi, mulai dari 7,5 cm, 10 cm, 12,5 cm, 15 cm, 17,5 cm, dan 20 cm.
2. Falcon
Falcon jadi merk bata ringan AAC yang komposisinya terdiri dari pasir silika, kapur, gypsum, dan semen. Pengaplikasian bata ringan jenis ini seringkali untuk gedung bertingkat atau dinding bangunan.
Keunggulannya adalah bobot yang ringan tapi sangat kuat, ramah lingkungan, presisi, dan pemasangan mudah.
3. Facon
Facon adalah merk bata ringan yang biasanya jadi alternatif pengganti bata merah. Kisaran harga bata ringan Facon adalah Rp685.000/m3. Tidak jauh berbeda dengan Citicon, merk Facon juga diproduksi dengan menggunakan teknologi AAC.
Teknologi AAC mampu menjamin kualitas bata ringan dan cocok untuk kebutuhan proyek renovasi atau pembangunan. Keunggulan merk ini adalah bobotnya ringan, tahan air dan api, ramah lingkungan, dll.
4. Delta Brick
Merk selanjutnya adalah Delta Brick. Merk ini juga termasuk dalam jenis bata ringan AAC. Delta Brick juga memiliki keunggulan hampir sama dengan merk-merk sebelumnya, yaitu ringan, daya tahan kuat, dan kekuatan daya tahan terhadap suhu tinggi.
Penutup
Bata ringan memiliki 2 jenis dengan karakteristik yang berbeda, yaitu jenis AAC dan CLC. Keduanya memiliki kekurangan dan kelebihan masing-masing, sehingga bisa Anda sesuaikan dengan kebutuhan proyek pembangunan atau renovasi.
Untuk bata ringan yang paling populer dan banyak digunakan adalah jenis AAC. Kami telah memberikan beberapa rekomendasi merk bata ringan AAC terbaik yang bisa Anda pertimbangkan. Untuk mendapatkan produk bata ringan berkualitas berbagai jenis, Anda bisa memesannya di BJ Indo Perkasa. Menyediakan berbagai jenis bata ringan dan harganya yang terjangkau, kami menerima pemesanan dalam skala kecil maupun besar.