Bata ringan merupakan material inovatif yang lagi naik daun belakangan ini. Namun, banyak yang masih ragu apakah bata ringan kuat untuk rumah 2 lantai.
Seperti namanya, bobot bata ringan memang jauh lebih kecil daripada jenis bata lain. Beberapa orang yang masih asing dengan material ini mungkin akan meragukan daya tahannya. Yuk, kenali lebih dekat mengenai bata ringan.
Mengenal Bata Ringan
Sebelum membahas apakah bata ringan kuat untuk rumah 2 lantai, ada baiknya mengenal dulu karakteristik material baru ini. Akrab juga disebut sebagai hebel, bata ringan sudah dikembangkan sejak akhir tahun 90-an.
Bata ringan merupakan jenis bata inovatif dengan ciri khas massa jenis lebih ringan daripada bata lain. Material ini terbuat dari pasir silika, semen, kapur, air, dan bahan pengembang.
Bahan pengembang menimbulkan hasil jadi bata ringan memiliki struktur berpori. Struktur tersebut membuat bobot bata ringan lebih rendah daripada bata konvensional.
Proses produksi bata ringan umumnya menggunakan pabrikan dan peralatan berteknologi canggih. Hal tersebut membuat produksi lebih terkontrol dan menghasilkan bata ringan yang berukuran seragam.
Selain bobot kecil dan ukuran seragam, bata ringan terkenal memiliki ketahanan tinggi. Bata ringan mampu menahan beban tekan yang sangat baik.
Bata ringan juga terkenal akan ketahanan terhadap api, gempa, dan rayap. Material ini semakin populer sebagai bahan membangun struktur dinding berkat kemampuan insulasi panas yang bagus. Sehingga bisa membuat ruangan tetap sejuk secara alami saat cuaca terik.
Apakah Bata Ringan Kuat untuk Rumah 2 Lantai?
Mengingat bobotnya ringan, banyak yang bertanya-tanya apakah bata ringan kuat untuk rumah 2 lantai.
Berbeda dari rumah satu lantai, hunian dua lantai memerlukan material kuat dengan ketahanan tinggi. Pasalnya, bangunan harus menahan bobot struktur dan daya tekan yang lebih berat.
Namun, bata ringan memiliki massa jenis yang jauh lebih rendah dari bata konvensional. Sehingga memunculkan pertanyaan apakah bata ringan bisa untuk 2 lantai.
Kendati bobotnya rendah, ketahanan bata ringan nyatanya sepadan atau bahkan lebih bagus daripada bata konvensional. Bata ringan jenis AAC (Autoclaved Aerated Concrete) khususnya memiliki kuat tekan tinggi, bisa mencapai 4.0 N/cm2.
Ketahanan dan kekuatan struktur AAC membuat jenis bata ini sering direkomendasikan untuk bangunan bertingkat. Bata ringan juga kerap menjadi material andalan untuk konstruksi bangunan publik, seperti sekolah, hotel, dan pusat perbelanjaan.
Jadi, jawaban untuk pertanyaan apakah bata ringan kuat untuk rumah 2 lantai adalah ya. Bata ringan merupakan material yang handal untuk bangunan tinggi.
Namun, bata ringan fungsinya hanya untuk material dinding, bukan sebagai pengganti struktur utama seperti fondasi, balok, dan kolom.
Kelebihan Bata Ringan
Bata ringan menawarkan segudang kelebihan yang menguntungkan bagi kelancaran konstruksi maupun kualitas hunian. Berikut beberapa kelebihannya:
1. Daya Tahan Hampir Setara Beton
Pembangunan rumah bertujuan sebagai tempat tinggal sehingga berorientasi jangka panjang. Maka dari itu, pemilihan material tidak boleh sembarangan.
Bata ringan memiliki struktur yang kuat dan mampu menahan beban berat. Ketahanan material ini bahkan disebut-sebut setara dengan beton. Bata ringan jenis AAC khususnya terkenal akan ketahanan tinggi berkat proses produksi menggunakan suhu dan tekanan tinggi.
Bagi yang ragu apakah bata ringan kuat untuk rumah 2 lantai, maka tidak perlu khawatir. Sebab material ini mampu menahan beban berat bangunan bertingkat dengan baik.
2. Bobot Material Ringan
Bobot yang lebih ringan menjadi keunggulan utama yang membawa banyak keuntungan. Salah satunya yaitu kemudahan proses pemasangan.
Dengan pemasangan yang lancar, pengerjaan proses konstruksi bisa lebih cepat selesai. Hal ini memungkinkan penghematan biaya tenaga kerja.
3. Lebih Hemat Biaya
Selain karena mempercepat proses pengerjaan, penggunaan bata ringan juga bisa menghemat biaya pembelian material.
Harga satuan bata ringan biasanya memang lebih tinggi daripada bata merah. Namun, proses finishing untuk bata ringan hanya perlu lapisan plester tipis 1-3 mm. Sedangkan bata merah perlu sekitar 15-20 mm.
4. Insulator yang Baik
Struktur berpori pada bata ringan bermanfaat membantu menghambat perpindahan udara. Alhasil, suhu di luar tidak langsung mempengaruhi suhu di dalam ruangan. Hal ini membuat ruangan bisa terasa sejuk meskipun cuaca terik.
Pusat Bata Ringan Citicon Resmi
BJ Indo Perkasa melayani penyediaan material untuk berbagai program konstruksi. Kami merupakan distributor resmi Citicon yang menyalurkan bata ringan langsung dari pabriknya.
Keaslian produk bata ringan yang terjamin membantu memastikan bangunan jadi dengan kualitas terbaik. Untuk pemesanan, chat customer service dari pusat baja ringan via WhatsApp.
Penutup
Itulah sekian pembahasan atas jawaban apakah bata ringan kuat untuk rumah 2 lantai. Supaya menghasilkan bangunan yang tahan lama, penting untuk memilih produk original dan berkualitas.